SELAMAT DATANG DI WEBSITE PEMERINTAH KABUPATEN MANOKWARI SELATAN

Penjabat Gubernur Drs.Eko Subowo M.BA bersama Forkorpimda Memantau jalanya PILKADA di sejumlah TPS

Posted by: | Posted on: February 15, 2017
Read More ...

Pj. Gubernur Papua Barat foto bersama FORKORPIMDA

Manokwari(15/02/2017),Penjabat Gubernur Drs.Eko Subowo M.BA, di dampingi PANGDAM XVII Kasuari, Wakapolda Papua Barat, Ketua MRP Papua Barat, Ketua KPU Papua Barat, dan Sekda Manokwari, memantau jalannya PILKADA dibeberapa TPS yakni  TPS disabilitas KPU KAb. Manokwari bertempat didepan gereja Maranatha,  TPS 12 lapas kampung ambon, TPS  Sanggeng SD Yos sudarso dan TPS 06 Sowi Marampa

Penjabat Gubernur Drs. Eko Subowo M.BA menyampaikan bahwa, dari 4 Tps yang telah dikunjunginya semua berjalan sangat baik dan tenang, dan juga antusias masyarakat untuk memilih sangat tinggi, begitu pula juga panitia pemungutan suara sangat profesional dalam melaksanakan tugas.selain itu     Penjabat Gubernur juga menyampaikan apresiasinya kepada Polda Papua Barat dan jajarannya yang ikut mengamankan jalannya PILKADA dengan menempatkan beberapa personil polisi di setiap TPS,     guna mengawasi jalannya Pemungutan suara. Penjabat Gubernur Drs.Eko Subowo M.BA sangat mengharapkan semoga PILKADA  di Provinsi Papua Barat berjalan aman dan kondusif hingga perhitungan suara selesai dilaksanakan. (Humas dan Protokol)

 

 


TELECONFRENCE PEMERINTAH PROVINSI PAPUA BARAT DENGAN MENTERI DALAM NEGERI, DALAM RANGKA PENGECEKAN PERSIAPAN PILKADA SERENTAK TAHUN 2017

Posted by: | Posted on: February 14, 2017
Read More ...

DSC_0089-minBertempat di ruang Multimedia Kantor Gubernur Papua Barat, Penjabat Gubernur Papua Barat Drs. Eko Subowo M.BA didampingi Sekretaris Daerah Drs. Nataniel D Mandacan, M.Si, Ketua KPU Provinsi Papua Barat, Amos Atkana dan Kepala Biro Humas Setda Provinsi Papua Barat, Drs. Yohanes Nauw beserta Kesbangpol dan Instansi Terkait. PJ Gubernur Papua Barat memberikan Keterangan Terkait persiapan Pilkada Serentak di Provinsi Papua Barat, meliputi kesiapan anggaran dan keamanan di 13 Kabupaten dan 1 kota yang melaksanakan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, serta 1 kota dan 3 Kabupaten yang melaksanakan Pemilihan Bupati dan Wali Kota. Adapun anggaran yang sudah disalurkan yaitu sebagai berikut :

  1. KPU PAPUA BARAT                                             Rp. 450.569.169.000,-
  2. BAWASLU PAPUA BARAT                                   Rp.   87.666.135.000,-
  3. POLDA PAPUA BARAT                                        Rp.   70.000.000.000,-
  4. KODAM XVIII KASUARI PAPUA BARAT              Rp.   10.000.000.000,-

Dengan melihat persiapan Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil kepala daerah secara serentak di Provinsi Papua Barat, dapat dikategorikan bisa berjalan dengan Lancar, Aman dan kondusif .

 

Manokwari, 14 Februari 2017


Pemerintah Manokwari Selatan Hibahkan Tanah 154 Ha ke POLRI

Posted by: | Posted on: July 27, 2016
Penyerahan-dokumen-hibah-tanah-seluas-150-ha-dari-Bupati-Manokwari-Selatan-Markus-Waran-620x330 Read More ...

MANOKWARI,Cahayapapua.com—– Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan, Sabtu (23/7), resmi menyerahkan tanah seluas 154 hektar kepada Polri melalui Polda Papua Barat. Tanah hibah yang terletak di Kampung Wandoki Kabupaten Manokwari Selatan itu rencananya akan digunakan untuk membangun Sekolah Polisi Negara (SPN).

Penyerahan dilakukan oleh Bupati Manokwari Selatan Markus Waran kepada Kapolda Papua Barat Brigjen Polisi Royke Lumowa setelah sebelumnya diserahkan oleh kepala Kampung Wandoki kepada Pemda Manokwari Selatan.

“Saya menyerahkan tanah ini kepada anak saya bupati agar menyerahkan buat kapolda supaya digunakan untuk pembangunan SPN. Kami tidak memungut biaya dan menjamin tidak ada gugatan-gugatan dikemudian hari,” ujar kepala Kampung Wandoki saat menyerahkan tanah adat itu kepada bupati Mansel.

Bupati Markus Waran mengatakan hibah tanah ini pernah dibicarakan dalam Musrembang Papua Barat di Sorong. Saat itu Pemda Mansel menawarkan kepada kapolda agar SPN berkedudukan diantara Kabupaten Manokwari dan Mansel.

“Kalau boleh Sekolah Polisi Negara yang berada di Papua Barat ditempatkan di antara Manokwari Selatan dan Manokwari. Saat itu pak kapolda menyampaikan akan membicarakan hal itu secara berjenjang dalam institusinya,” kata bupati mengutip pembicaraan dalam Musrembang di Sorong saat itu.

Bupati mengaku sempat merasa putus asa kalau tawarannya diabaikan, namun ia merasa senang karena maksud baiknya itu pada akhirnya mendapat respon.

“Saya bergarap dengan adanya SPN di Distrik Oransbari kedepan memicu semangat generasi muda Arfak untuk berminat menjadi anggota Polisi. SPN yang berada diantara Mansel dan Manokwari juga dapat menghilangkan persepsi negatif terkait kamtibmas di daerah ini.”

Selain hibah tanah untuk SPN, Pemda Mansel menyatakan juga telah menyiapkan lahan sekitar 50 hektar di dekat kantor bupati Mansel untuk pembangunan Mapolres Mansel.

Sementara itu Brigjen Pol Royke Lumowa selain menyampaikan terimakasih atas kebaikan warga setempat dan Pemda Mansel, menyatakan hibah tanah seluas 150 hektar tersebut merupakan yang terluas untuk Polri.

“Tanah seluas 150 hektar ini merupakan pemberian yang luar biasa. Biasanya hibah-hibah kepada Polri itu paling besar hanya 2 hektar dan paling banyak 30 hektar, berbeda dengan pemberian yang akan dibangun SPN, dari gunung hingga pantai,” kata Royke.

Royke mengatakan jika tanah tersebut nantinya sudah berdiri SPN, anak-anak yang saat ini masih berada dibangku SD, SMP akan terinspirasi sehingga memiliki minat untuk masuk polisi sejak dini.

“Mungkin melihat ada polisi lari-lari, nyebur laut dan naik gunung pasti terpengaruh sehingga secara tidak langsung anak-anak tersosialisasi, ” katanya.

Selain itu ia yakin keberadaan SPN nantinya dapat meningkatkan gairah ekonomi yang mendatangkan keuntungan kepada Pemda terutama warga sekitar.

“SPN dalam satu kali penerimaan bisa mencapai 500 hingga 1000 siswa. Misalnya kalau mereka belanja di kios yang dibuat masyarakat tentu sangat luar biasa,” ujar kapolda.

Jenderal bintang satu ini menyatakan SPN rencananya dapat mulai dibangun pada awal 2018, namun tak menutup kemungkinan bisa dimulai tahun 2017.

“Memang belum ada kejelasan pembangunan untuk tahun 2017. Di Musrembang (Sorong) masuk perencanaan. Paling tidak saya coba lagi kalau memang ada celah.”

Untuk pembangunan Mapolres Mansel Royke mengatakan Polda memang sudah siap namun terbentur dengan anggaran sehingga baru bisa dimulai pada 2018. “Kita masih fokus untuk pembangunan Mapolda,” ujarnya.

Penyerahan hibah tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Mansel Wempi Rwngkung, warga Kampung Wandoki, termasuk para pejabat utama Polda Papua Barat. Para pejabat utama Polda PB menghadiri penyerahan hibah tersebut dengan cara bersepeda dari Manokwari. (MAR)