Manokwari, - Pemerintah Provinsi Papua Barat, menyambut Program Prioritas Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih ( KNMP ).
Hal itu terungkap dalam rapat sosialisasi koordinasi yang digelar Pemprov Papua Barat bersama Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, berlangsung pada ruang rapat lantai III kantor Gubernur Papua Barat di Arfai Manokwari, Rabu, ( 04/03/2026 ).
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Papua Barat, Melkias Werinussa, dalam rapat menyampaikan sejumlah persiapan kegiatan pemerintah daerah yang perlu dilakukan bersamaan dengan rencana kunjungan Presiden Prabowo Subianto, ke Papua Barat pada bulan juni mendatang dalam rangka menghadiri dan membuka kegiatan Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026.
"Dalam rangka pembukaan Pesparawi nanti rencananya akan dihadiri langsung oleh bapak Presiden. Berkaitan dengan itu ada beberapa anggenda pemerintah yang akan kita siapkan untuk beliau lakukan di Manokwari. Informasi yang kita terima yaitu peresmian pasar Sanggeng dan ruang terbuka publik Borarsi Manokwari,"Jelasnya.
Sehubungan dengan itu, dalam kunjungan Presiden pada bulan juni mendatang juga akan meresmikan KNMP, beberapa hal teknis juga menjadi atensi kepada OPD terkait, yakni mempersiapkan jalan, listrik, internet, air bersih dan berbagai sarana pendukung lainnya.
"Kita berharap jika persiapan teknis kampung Nelayan akan dibangun sejumlah fasilitasnya juga dapat dipastikan kesiapannya,"Ungkap Melkias.
Direktur kapal perikanan dan alat penangkapan DJPT Kementerian Kelautan dan Perikanan, Mochamad Idnillah, menyebut sebanyak 200 titik lokasi KNMP tahun 2026 yang akan dibangun di Provinsi se-Tanah Papua.
Sedangkan Papua Barat sendiri akan dibangun sebanyak 18 titik lokasi KNMP yang tersebar pada 6 kabupaten. Dari jumlah tersebut, masing-masing kabupaten Manokwari sebanyak 2 titik lokasi, kabupaten Manokwari Selatan 2 titik lokasi, kabupaten FakFak 5 titik lokasi, kabupaten Teluk Bintuni sebanyak 4 titik lokasi. Sementara kabupaten Kaimana dan kabupaten Teluk Bintuni masing-masing memiliki 4 titik lokasi pembangunan KNMP.
"Tahun 2026 ini memang perintah bapak Presiden berfokus kepada provinsi Papua atau wilayah Timur,"Sebut Dia.
Dengan kondisi geografis dan sosial yang cukup beragam, sehingga pelaksanaan program KNMP dapat dipastikan berjalan secara maksimal terutama ketersediaan lahan.
"Selain dari KPP kami juga sudah berkoordinasi dengan Panglima TNI, terkait dengan nantinya ada perbantuan atau dukungan penuh dari teman-teman TNI/Polri terkait dengan pembangunan kampung Nelayan merah Putih,"Jelas Mochamad.
Masih menurut Mochamad, bahwa program KNMP merupakan lanjutan dari perpaduan beberapa program unggulan yang sebelumnya telah berjalan.
"Pembangunan KNMP ini sebelum memiliki istilah, yaitu yang pertama adalah kampung nelayan maju, kemudian kampung moderen. Nah sekarang ini dengan kabinet Merah Putih, maka istilahnya dikaji menjadi KNMP, yang memiliki target antara 2.000 sampai 4.000 kampung,"Ungkap Mochamad.
"Jadi dengan kondisi ini bapak Presiden melalui Menteri Kelautan dan Perikanan ingin merubah wajah kampung nelayan,"Tandasnya.
Rapat dihadiri Forkopimda Papua Barat, Pimpinan OPD serta staf Kementerian KLP RI.
Penulis : Simon Patiran
Komentar